Hukum Bunga Bank Menurut Islam

Image
siti fakhreza suardi putri
Agama | Thursday, 13 Jan 2022, 15:10 WIB

Dalam Al-Quran, hukum bunga bank melakukan riba sudah jelas dilarang Allah SWT. Begitupun dengan bunga bank, dalam praktiknya sistem pemberian bunga di perbankan konvensional cenderung menyerupai riba, yaitu melipatgandakan pembayaran. Padahal dalam islam hukum hutang-piutang haruslah sama antara uang dipinjamkan dengan dibayarkan. Walaupun Al – Qur’an dan hadits sudah sangat jelas bahwa bunga itu riba dan riba hukumnya adalah haram. Ketika bunga simpanan tinggi, maka secara otomatis bunga pinjaman ikut naik dan demikian pula sebaliknya. Bank bunga termasuk riba, sehingga bunga bank juga diharamkan dalam ajaran islam. Perbedaan bunga bank dengan riba, Bunga bank dan riba keduanya sama- sama bermakna tambahan atau kelebihan. Perbedaanya, riba sistemnya menggandakan untuk pribadi alias rintenir, sedangkan bunga bank sistemnya untuk membantu masyarakat dengan kuntungan dibagi hasil kepada nasabah dan sah menurut hukum (legal).

Dampak hukum bunga bank.

Al-Quran dan Hadist sangat jelas mengatakan bahwa bunga hukumnya haram. Para pakar ekonomi islam sudah menyimpulkan bahwa dampak dari penerapan bunga (riba) adalah akan terjadi kehancuran. Tapi masyarakat muslim sampai hari ini mengacuhkan bunyi pesan ini. Maka kehancuranlah yang akan terjadi.

Pendapat ulama tentang hukum bunga bank.

Ulama yang mengharamkan bunga bank berpendapat bahwa riba tetap haram meski tidak ada menzalimi. Selama ada tambahan pada pokok utang maka hukumnya haram. Sebab, haramnya riba terletak pada agar uang yang dipinjamkan beranak uang. Syekh Yusuf Al Qaradhawi adalah salah satu yang memfatwakan haramnya bunga bank.

Para ulama, baik ulama salaf (mazhab empat) maupun ulama kontemporer, semua sepakat akan keharaman riba. Bahkan ulama yang membolehkan bunga bank, juga mengharamkan riba. (Lihat: Al-Mabsut juz 14 halaman 36, Al-Syarh al-Kabir juz 3 halaman 226, Nihayatul Muhtaj juz 4 halaman 230, Al-Mughni juz 4 halaman 240, Al-Tafsir al-Wasit juz 1 halaman 513). Dengan demikian dapat dipahami bahwa perbedaan pendapat ulama bukan soal hukum keharaman riba, melainkan soal hukum bunga bank. Ulama yang mengharamkan bunga bank menganggap bahwa bunga bank termasuk riba, sedangkan ulama yang membolehkannya meyakini bahwa ia tidak termasuk riba.

Semoga bermanfaat, Terimakasih

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Kartu Kredit Syariah

Hukum Bunga Bank Menurut Islam

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Tembus Pasar Muba Expo 2022, LPP Palembang Digandeng Ikatan Istri Anggota DPRD Kab.Muba

Image

Yusuf Qardhawi dan Sumbangan Pemikirannya Bagi Masa Depan Islam

Image

Reformasi AR Learning Center dan Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara Diperkuat Kader yang Komitmen

Image

Lapas Kayuagung Ikuti Secara Virtual Sosialisasi Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP)

Image

Pastikan Kelayakan Penjamin, PK Bapas Nusakambangan Kunjungi Perangkat Desa di Kabupaten Cilacap

Image

Yusuf Qardhawi dan Islam Jalan Tengah

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image