Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Puan Meuthia

Mencegah Penyakit dengan Salat Tahajud

Lainnnya | 2023-10-14 12:37:37
Sumber gambar : Shine Mat

Salat tahajud adalah salah satu cara seorang muslim untuk berkomunikasi kepada sang pencipta, Salat tahajud hukumnya sunnah muakkad yang dilakukan paling sedikit 2 rakaat dengan waktu utamanya di sepertiga malam. Perintah untuk menjalankan salat tahajud ini ada dalam Al-Quran surah Al-Isra ayat 79.

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا

Artinya: "Pada sebagian malam lakukanlah salat tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji."

Dalam ayat tersebut ditegaskan bahwa salat tahajud adalah salat yang paling utama setelah salat fardhu. Hal ini sesuai dengan Riwayat yang disampaikan Abu Hurairah dalam HR. Muslim "Bahwasanya Nabi SAW ditanya orang, 'Sholat manakah yang paling utama setelah sholat yang diwajibkan (sholat lima waktu)?' Beliau menjawab, ' Sholat Tahajud',".Selain itu, dalam ayat ini juga ditafsirkan bahwa dalam salat tahajud itu sendiri, Allah SWT mensyariatkan memberi tempat yang terpuji (maqaman mahmudan) pada Rasulullah SAW.

Waktu untuk melakukan salat tahajud dimulai dari setelah salat isya sampai dengan sebelum azan subuh. Namun, waktu utama untuk menjalankannya adalah di sepertiga malam terakhir, yaitu dimulai pada pukul 1.30 dini hari sampai dengan sebelum azan subuh. Dengan waktu utama yang sangat malam ini, Rasulullah SAW menganjurkan untuk tidur terlebih dahulu sebelum melakukan salat tahajud sebagaimana diterangkan melalui hadist yang diriwayatkan oleh Aisyah dan Ibnu Abbas. Hal ini sependapat dengan madzhab Syafi’i yang mengharuskan tidur terlebih dahulu sebelum melakukan salat tahajud.

Ternyata manfaat dalam salat tahajud bukan hanya didapatkan dalam pandangan agama. Bukan hanya sekadar mendapatkan pahala serta ketenangan hati dari sang pencipta, tetapi lebih dari itu. Dalam pandangan agama, HR. tirmidzi menegaskan untuk melakukan salat tahajud karena salat ini sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah. Tak hanya itu, salat tahajud juga sebagai cara untuk menghindarkan diri dari perbuatan dosa dan kesalahan serta pencegahan diri dari segala macam penyakit yang dialami oleh tubuh.

Salat tahajud juga sering dimanfaatkan untuk memohon suatu keinginan. Hal tersebut dikarenakan dalam HR. muslim disebutkan “Sesungguhnya diwaktu malam itu terdapat suatu waktu yang jika saja bertepatan dengan waktu itu seorang hamba muslim memohon kebaikan kepada Allah berkenaan dengan urusan dunia dan akhirat, sudah pasti Allah akan memberikannya kepadanya. Waktu itu terdapat pada setiap malam.” . Bukan hanya mendapatkan manfaat dalam segi agama. Dalam segi kesehatan ternyata banyak manfaat yang bisa didapatkan dari salat tahajud.

1. Mencegah gagal ginjal.

Penelitian yang dilakukan oleh Erlangga Rizaldy, mahasiswa Fakultas Kedokteran UIN Jakarta, membuktikan bahwa salat tahajud dapat menurunkan kadar kortisol dalam tubuh. Kadar kortisol yang menurun ini menyebabkan rasa urgensi untuk buang air kecil pada malam hari menjadi menurun. Hal ini membuat ginjal menjadi lebih santai untuk bekerja sehingga mengurai risiko terkena gagal ginjal.

2. Menghambat pertumbuhan tumor

Pada saat pukul 02.00 hingga 03.00 dini hari, kelenjar pineal sedang puncak-puncaknya untuk memproduksi hormon melatonin. Hormon melatonin ini berperan besar sebagai pembentuk sistem kekebalan tubuh. Selain itu, hormon melatonin juga berperan dalam menghambat pertumbuhan tumor, contohnya estrogen.

3. Menghindarkan tubuh dari paru paru basah

Tidur terlentang terlalu lama akan menyebabkan paru-paru tertindih oleh tubuh itu sendiri. Hal tersebut menyebabkan paru-paru kelebihan uap air sehingga salurannya tersumbat, sehingga risiko terkena paru-paru basah menjadi meningkat. Namun, dengan bangun pada malam hari dan melakukan salat tahajud, hal tersebut dapat terhindar.

4. Menurunkan risiko diabetes

Masih berhubungan dengan hormon kortisol. Salah satu fungsi hormon kortisol adalah meningkatkan kadar gula darah. Hal tersebut dilakukan dengan cara meningkatkan metabolisme karbohidrat dalam tubuh. Tentu saja untuk penderita diabetes hal tersebut sangat berbahaya. Namun, hal tersebut dapat dihindari dengan salat tahajud yang terbukti mengurangi kadar hormon kortisol dalam tubuh.

5. Ketenangan dalam psikis

Terakhir, salat tahajud bermanfaat memberi ketenangan dalam segi psikis. Hal tersebut terjadi lagi lagi karena kadar hormon kortisol dalam tubuh. Hormon kortisol sering juga disebut hormon pemicu stress. Saat tubuh dalam keadaan stress, hormon kortisol ini diproduksi lebih banyak daripada normalnya. Jika hormon kortisol diproduksi berlebihan, hormon ini bukan lagi sebagai penyeimbang tubuh, tetapi menjadi boomerang berbahaya bagi tubuh itu sendiri. Namun, salat tahajud terbukti dapat menurunkan kadar hormon kortisol ini dalam tubuh.

Dengan berbagai manfaat yang didapatkan dari salat ini baik dari segi agama maupun kesehatan, tidak heran bahwa Allah SWT membuat salat sunnah ini menjadi salat yang paling utama setelah salat fardhu. Demikian keuntamaan dari sholat tahajud dalam perspektif Kesehatan.

Penulis :

Puan Meuthia Hanum Jamaludin

Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image