Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Avia Salsabillah

Indonesia Memiliki Potensi Besar Sebagai Wisata Halal Dunia

Wisata Halal | Monday, 05 Dec 2022, 07:39 WIB

Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia, Indonesia berupaya terus mengembangkan wisata syariah di Tanah Air. Pengembangan wisata halal ini sangat penting karena manfaatnya tidak hanya dapat dirasakan oleh wisatawan Muslim tetapi juga wisatawan lainnya. Wisata halal ini bersifat terbuka untuk semua kalangan orang. Kemenparekraf akan menggerakkan wisata halal di restoran, hotel, serta spa. Diharapkan wisata halal dapat menjadikan Indonesia sebagai destinasi yang ramah untuk wisatawan Muslim dan memerlukan standarisasi.

Ciri-ciri wisata halal yaitu ada paket-paket wisata halal yang meliputi destinasi ramah wisatawan Muslim, restoran, serta hotel, dan spa yang halal. Salah satu tujuan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meluncurkan wisata halal ialah untuk menarik semakin banyak wisatawan mancanegara, terutama Muslim. Terselip pula alasan lain yang mendasari diluncurkannya wisata halal.

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata tahun 2013, dari sekitar 7 juta wisatawan dunia 1,2 juta diantaranya adalah Muslim, yang tentunya mengharapkan wisata berbasis sesuai dengan Syariah. Dengan wisata halal, mereka akan mudah menemukan tempat ibadah, makanan dan minuman halal dan hotel.

Namun, Indonesia meluncurkan wisata halal bukan hanya semata untuk menarik wisatawan mancanegara hingga meningkatkan jumlah kunjungannya per tahun saja akan tetapi keinginan dari turis domestik juga menjadi alasan. Hal tersebut dikarenakan menurut Kemenparekraf, semakin banyaknya jumlah wisatawan yang mengungkapkan kebutuhan dan keinginan mereka akan wisata halal.

Dalam kompetisi World Halal Tourism Awards 2016 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 24 Oktober - 25 November 2016, Indonesia berhasil meraih 12 penghargaan dari 16 kategori yang dilombakan. Menurut Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, kemenangan ini justru menjadi awal untuk membangun ekosistem baru pada wisata halal di Indonesia, yang akan memberi kontribusi besar bagi pencapaian target kunjungan wisata.

Indonesia saat ini sudah menjadi kiblat wisata halal dunia, yang mana dapat dibuktikan dengan beberapa penghargaan yang sudah diterima Indonesia. Penghargaan dengan 12 kategori yang diraih Indonesia dalam World Halal Tourism Awards 2016 Sementara itu, Kepala Deputi Bidang Pengembangan dan Promosi Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuty menyatakan, banyak alasan mengapa Indonesia dapat menjadi kiblat bagi pariwisata halal dunia.

Pertama, aksesibilitas yaitu bandara yang berstandar internasional dan domestik, serta upaya pengembangkan soft infrastrukturnya berupa sumber daya manusia.

Kedua, Indonesia memiliki banyak atraksi wisata dunia yang sudah dilengkapi dengan amenitas, seperti hotel berstandar internasional.

Ketiga, produk pariwisata halal merupakan produk wisata alternatif, artinya setiap wisatawan juga bisa memanfaatkan berbagai fasilitasnya. Produk wisata halal bukan hanya untuk wisatawan timur tengah, akan tetapi diperuntukkan untuk negara-negara seperti Korea, China, dan Jepang yang juga merupakan segmen pasar potensial.

Keempat, Indonesia ialah pasar wisata halal terbesar yang diperkuat dengan tim percepatan pembangunan pada produk wisata halal.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image