Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Sofa

Tanamkan Peduli pada Bumi Murid Lab School PAUD Ikuti Penanaman Sepuluh Juta Pohon

Edukasi | Wednesday, 30 Nov 2022, 13:43 WIB

Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA (Uhamka) memiliki taman Buya Hamka yang berlokasi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP Uhamka), hal ini sebagai bentuk untuk penghijauan dan pembersihan udara.

Dengan adanya lahan taman Buya Hamka, Uhamka berkesempatan untuk penanda awal Rangakaian Penanaman Sepuluh Juta Pohon sebagai Wujud Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental di Jakarta yang bekerjasama dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Kemenko PMK), Rabu (30/11).

Kegiatan ini dihadiri oleh Prof Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka, Desvian Bandarsyah selaku Dekan FKIP Uhamka, Muhammad Dwifajri selaku Wakil Dekan IV FKIP Uhamka, Sugiono selaku Pjs. Sekretaris Pusat Pembinaan dan Pengembangan Kemahasiswaan dan Aumni (P3KA), M. Sofyan selaku Ketua Koordinator penanaman sepuluh juta pohon, Sungkowo Mudjiamano selaku Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, Didik Suhardi selaku Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Budaya, dan Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenko PMK, Mahasiswa Pertukaran MBKM, dan murid Lab School Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD Uhamka) serta dimeriahkan dengan penampilan dari Uhamka Jazz.

M. Sofyan selaku Ketua Koordinator Penanaman Sepuluh Juta Pohon, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Uhamka yang sudah menyediakan tempat sebagai launching penanaman sejuta pohon ini.

Ia mengatakan penanaman pohon ini dapat membuat manfaat yang besar untuk masyarakat dan lingkungan. Bahwa penanaman pohon ini adalah bentuk sumbangan untuk meringankan beban aktivitas kita dan dapat menjadi bahan makanan juga bahan bangunan.

“Saya mengucapkan berterima kasih kepada Uhamka yang sudah bersedia menyediakan tempat sebagai launching penanaman sepuluh juta pohon ini, kegiatan penanaman pohon ini akan lebih efektif apabila di lingkungan pendidikan ini di beri pengertian tentang lingkungan hidup dan pentingnya pohon bagi semua,” ucap Sofyan.

Sementara itu, Prof Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka dalam sambutannya menuturkan rasa syukurnya bahwa Uhamka telah berkesempatan sebagai penanda awal dari gerakan penanaman sepuluh juta pohon. Ia juga mengatakan, kegiatan penanaman sepuluh juta pohon ini sebagai edukasi untuk murid-murid paud lab school Uhamka.

“Alhamdulillah pada hari ini, Uhamka ditunjuk untuk menandai sepuluh juta pohon, dan ini hal yang membahagiakan Uhamka. Di taman Buya Hamka ini juga masih sangat perlu penanaman pohon sebagai penghijauan. Kemudian, terkait pentingnya menanam pohon ini, sebagai pembersih udara, lalu pemeliharaan lingkungan beserta flora, menurunkan suhu serta meredam kebisingan, sehingga kita bisa nyaman,” tutur Prof Gunawan.

Dilain pihak, Sungkowo Mudjiamano selaku Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah Menegaskan bahwa kebiasaan menanam ini harus ditumbuhkan dan dilatih pada generasi muda lebih tepatnya dimulai sejak dini. Ia berpendapat akan banyak nilai yang bisa diambil dari kegiatan ini. Diantaranya, gotong royong kebersamaan dan kolaborasi dan ia berharap lima tahun lagi akan bisa menumbuhkan puluhan juta pohon untuk kedepannya.

“Kegiatan penanaman pohon ini penting untuk ditumbuhkan pada generasi muda terutama dimulai sejak dini agar mereka mempunyai mindset pandai menanam bukan pandai menebang. Banyak nilai yang kita dapatkan dari kegiatan ini, yaitu gotong royong, kebersamaan dan kolaborasi, dan hal ini sangat penting diajarkan kepada anak sejak dini untuk bisa membangun kebersamaan antar sesama, kegiatan ini juga bentuk dari menjaga lingkungan dan lahan kritis untuk ditanami pohon-pohon di lahan yang subur hampir di seluruh Indonesia,” ujar Sungkowo.

Kemudian, sehubung dengan hal tersebut, Didik Suhardi mengucapkan terima kasih kepada PP Muhammadiyah dan Uhamka yang telah berkenan berkolaborasi dengan pihaknya untuk melaksanakan Gerakan Nasional Revolusi Mental yang melakukan aksi nyatanya melalui penanaman 10.000.000 pohon.

Dalam hal ini, kebiasaan menanam pohon harus ditumbuhkan pada generasi saat ini. Maka dari itu, hari ini adalah hari yang tepat dalam mengajak murid-murid TK Paud Lab School Uhamka untuk bersama-sama melakukan penanaman pohon agar sejak kecil mereka dapat pandai menanam pohon.

Menurutnya Didik, melalui kegiatan ini, nilai-nilai gotong royong, keberrsamaan, dan kolaborasi dapat terbentuk sehingga diharapkan kedepannya Indonesia dapat menjadi negara swasembada buah. Dalam hal ini, tenaga PMK berkolaborasi dengan Kemenko PMK, Kementerian Pertanian, kelompok LSM, serta kelompok agama lain untuk dapat bersama-sama melakukan penanaman pohon.

“Terima kasih kepada PP Muhammadiyah dan Uhamka yang telah berkenan berpartner dengan kami untuk melaksanakan Gerakan Nasional Revolusi Mental dan salah satu aksi nyatanya adalah penanaman 10.000.000 pohon. Kenapa kita menanam pohon? Karena kebiasaan kita menanam itu harus ditumbuhkan pada generasi kita. Maka dari itu, pada hari ini saya kira sangat tepat mengajak murid-murid TK Paud Uhamka ini untuk bersama-sama disini supaya sejak kecil mindset murid-murid kita itu pandai menanam pohon. Oleh karena itu, penanaman pohon ini disamping bermanfaat untuk menjaga lingkungan juga untuk merawat lahan kritis karena dibutuhkannya lahan subur yang cukup untuk penanaman pohon buah. Saya berharap kegiatan ini dapat bermanfaat untuk para dosen dan mahasiswa yang ada di Uhamka maupun perguruan tinggi lainnya yang berkolaborasi dengan Uhamka,” tutup Didik.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image