Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Lapas Semarang

Hari Sumpah Pemuda, Napi Lapas Semarang Peragakan Drama Teatrical

Info Terkini | Friday, 28 Oct 2022, 21:15 WIB

Semarang_ Peringati Hari Sumpah Pemuda, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menggelar peragaan drama teatrikal yang diikuti oleh narapidana sebagai aktornya, Jumat (28/10).Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan jiwa patriotisme bagi narapidana dengan gelaran teatrikal perjuangan para pahlawan dalam meraih kemerdekaan. Selain aksi panggung drama ini, juga digelar pembacaan puisi serta upacara bendera. Penghayatan peran untuk pagelaran yang dibawakan napi terbilang mampu menghadirkan nuansa perjuangan di jaman penjajahan dulu.“Kami terus terang saja cukup terkesima dengan sejumlah aksi yang ditampilkan napi walau persiapan mereka cuma sehari,” ujar Tri Saptono.Kalapas berharap ini dapat menumbuhkan semangat hidup baru yang lebih baik bagi narapidana sehingga dapat memberikan kontribusi positif pada masyarakat sekitar.“Menghormati jasa pahlawan bukanlah sekedar mengenang masa lalu, tetapi juga merupakan wujud rasa terima kasih kepada para pahlawan yang tentunya menjadi teladan bagi kita sekarang ini,” lanjutnya.Kita mengajak narapidana untuk menyadari dan menghargai orang-orang pada kehidupan sehari-hari yang telah berjasa seperti keluarga, tokoh masyarakat, pegawai pemerintah dan terutama petugas lapas yang setiap hari memberikan pelayanan, pembimbingan dan pembinaan.“Ini menjadi salah satu cara untuk memberikan jiwa nasionalisme, patriotisme serta kesadaran dan kepedulian akan orang lain,” ungkap Kalapas.Para napi juga terlibat dalam kegiatan membacakan pesan-pesan moral dari pengorbanan para pejuang.“Kolaborasi antar napi dikemas apik dalam berbagai bentuk pentas seni dengan bergabung Bersama mahasiswa magang dari UIN Walisongo serta UKSW,” bebernya.Tentunya peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak hanya seremonial belaka, namun juga semangat narapidana dalam menjalani pidana di Lapas dengan berbagai kegiatan positif.

Narapidana saat memperagakan kisah pahlawan saat perang (foto/ dok. Fajar lapas)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image