Khutbah: Meraih Kemerdekaan Hakiki

Image
ahmad muttaqillah Muttaqillah
Agama | Wednesday, 10 Aug 2022, 20:54 WIB

اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِى خَلَقَ الْاِنْسَانَ بِكَمَالِ النِعْمَةِ وَ خَلَقَهُ فِى الدُّنْيَا بِأَنْوَاعِ التَكْلِيْفِ لِإِيْجَادِ الْمَصْلَحَةِ الَّتِى هِيَ مَدَارُ هِمَّةِ الْأُمَّةِ

اَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى وَأَشْكُرُهُ عَلَى النِعَمِ الَّتِى اَنْزَلَهَا عَلَى سَائِرِ الْاُمَّةِ مِنْهَا وُجُوْدِ الْإِسْتِقْلاَلِيَّةِ الخَالِصَةِ فِى بَلْدَتِنَا اِنْدُوْنِيْسِيَا الْمَرْغُوْبَةِ

وَ اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَ اَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اَللَّهُمَّ صَلِّى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى اَلِهِ وَ اَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانِ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. اَمَّا بَعْدُ : فَيَا اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.

قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ “وَالْتَكُنْ مِنْكُمْ اُمَّةٌ يَدْعُوْنَ اِلَى الْخَيْرِ وَيَاءْ مُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ

وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ

مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ رَحِمَكُمُ الله

Kemerdekaan adalah kebebasan dari segala belenggu yang menjajah diri kita baik lahir maupun batin. Kemerdekaan secara fisik dari penjajahan Belanda sudah kita raih. Namun kemerdekaan batin tampaknya harus terus kita perjungkan sepanjang hayat masih di kandung badan. Untuk meraih kemerdekaan batin itu, maka kita harus mengisi kemerdekaan itu agar lebih bermakna, dan menjadi sebuah kemerdekaan yang hakiki.

Hadirin Rahimakumullah

Beberapa pahlawan kita telah berjuang untuk meraih kemerdekaan, di antaranya Jenderal Soedirman, Bung Karno, KH. Ahmad Dahlan, KH. Hasyim As’ari, Bung Tomo, dll.

Jenderal Soedirman, sebagai panglima tertinggi TKR telah bergerilya melawan penjajahan Belanda. Sang Guru Sekolah Dasar yang terus mempersembahkan jiwa raganya untuk meraih kemerdekaan menjadi api penyemangat perjuangan bangsa untuk merdeka. Soedirman berhasil melakukan gerilya untuk menumpas Belanda dari berbagai lini, tanpa diketahui keberadaannya oleh musuh.

Presiden Soekarno memproklamirkan kemerdekaan Indonesia, tanggal 17 Agustus 1945, pada hari Jumat, tepatnya di bulan Ramadan, di Jalan Pegangsaan Timur No. 56. Rumah itu adalah pemilik pengusaha muslim Indonesia keturunan Yaman bernama Faradj bin Said bin Awad Martak, yang dihibahkan kepada bangasa Indonesia. Di rumah itulah kemudian Bung Karno tinggal bersama istrinya Fatmawati.

15 Oktober, utusan Bung Karno datang menemui KH Hasyim Asy'ari untuk meminta fatwa tentang bela negara. Lalu, tak lama berselang KH Hasyim As’ari mengabulkan permohonan Bungkarno, maka pada tanggal 22 Oktober 1945 KH Hasyim Asy'ari mengeluarkan fatwa jihad kepada seluruh kaum muslim. Maka ketika itu pula para ulama, santri, pelajar muslim, arek-arek Surabaya, dan TKR bahu membahu berjihad melawan tentara penjajah. Alhasil Brigadir Jenderal Mallaby tewas pada tanggal 30 Oktober 1945. Mallaby adalah komandan 49 Divisi India dengan kekuatan 6000 personil.

Atas tewasnya Sang Jenderal Inggris, sekutu Belanda, mereka itu semakin marah, maka perang semakin berkobar. Puncak perang jihad 10 November 1945, Bung Tomo sebagai komando pasukan jihad terus memekikkan takbir “Allahu Akbar” berkali-kali lewat mikrofon, untuk membakar semangat juang kaum muslimin, dan pasukan bersenjata Indoesia.

Atas pertolongn dan berkat rahmat Allah SWT, Alhasil, 10 November 1945 kemenangan gilang-gemilang dapat diraih bangsa Indonesia di Surabaya. Sehingga dunia mengakui eksistensi bangsa Indonesia yang kuat sebagai bangsa merdeka, atas pertolongan, dan berkat rahmat Allah SWT. Kesuksesan itu terukir dalam sejarah perjuangan bangsa hingga kini. Maka tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Hadirin Rahimakumullah

Untuk meraih kemerdekaan hakiki (batiniah) itu maka kita harus:

1. Teruslah berjihad untuk menuntut ilmu

Hadis Rasulullah Saw:

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ و مسلملةٍ.

“Menuntut ilmu itu wajib atas muslim laki-laki dan perempuan (HR. Ibnu Majah).”

Abud Darda’ beikata : “Barang siapa memandang bahwa pergi mencari/menuntut ilmu itu tidak termasuk jihad maka ia adalah orang yang telah berkurang pendapat dan akalnya”.

Allah SWT berfirman,

هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ

“Apakah sama orang yang berilmu dengan orang yang tidak berilmu?” (Surat Az-Zumar ayat 9)

2. Berdakwah

Berdakwah adalah tugas mulia dalam pandangan Allah Subhanahu Wata’ala, sehingga dengan dakwah tersebut Allah menyematkan predikat khoiru ummah (sebaik-baik umat) kepada umat Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam.

كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّـهِ ﴿١١٠﴾

“Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS: Ali Imron 110)

Tentu di dalam berdakwah itu harus dengan baik, harus memahami psikologi masa. Allah SWT berfirman:

ٱدْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلْحِكْمَةِ وَٱلْمَوْعِظَةِ ٱلْحَسَنَةِ ۖ وَجَـٰدِلْهُم بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِۦ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِٱلْمُهْتَدِينَ

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.”

3. Menjalin Tali Silaturahmi

Nabi Muhammad Saw bersabda

ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليصل رحمه

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka sambunglah tali silaturahim.” (HR. Ibnu Majah, At Tirmidzi). ” مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِى أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ “

Artinya: “Dari Anas bin Malik ra berkata: bahwa Rasulullah Saw. bersabda: ”Bagi siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menjalin hubungan silaturrahim.” (HR. Muttafaq Alaih)”

4. Tasamuh

Tasamuh adalah toleransi, toleransi antara kita sesama muslim walaupun berbeda pandangan baik pemikiran, gagasan, maupun mazhab yang dianut dalam beribadah, baik mahdah maupun ghair mahdah.

Rasulullah bersabda:

عَنِ الزُّهْرِيِّ ، قَالَ : حَدَّثَنِي أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ : لاَ تَبَاغَضُوا ، وَلاَ تَحَاسَدُوا ، وَلاَ تَدَابَرُوا وَكُونُوا عِبَادَ اللهِ إِخْوَانًا ، .. الخ

Artinya:

Dari az-Zuhri berkata, menceritakan kepadaku Anas bin Malik radhiyallaahuanhu, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: “Janganlah kalian saling membenci, saling mendengki, dan saling membelakangi, dan jadilah kalian semua sebagai hamba Allah yang saling bersaudara .. (HR. Bukhari)

Allah SWT berfirman:

إِنَّمَا ٱلۡمُؤۡمِنُونَ إِخۡوَةٌ فَأَصۡلِحُواْ بَيۡنَ أَخَوَيۡكُمۡۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُونَ ١٠

Artinya:

“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat” (al-Hujuraat (49): 10)

5. Menjaga persatuan dan kesatuan

Nabi Saw bersabda:

اَلْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا

“Orang mukmin dengan orang mukmin bagaikan satu bangunan, yang saling menguatkan satu sama lain.” (HR Bukhari dan Muslim)

Allah SWT berfiriman:

Surat Ali-Imran (3) Ayat 103

وَٱعْتَصِمُوا۟ بِحَبْلِ ٱللَّهِ جَمِيعًۭا وَلَا تَفَرَّقُوا۟ ۚ وَٱذْكُرُوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَآءًۭ فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِۦٓ إِخْوَٰنًۭا وَكُنتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍۢ مِّنَ ٱلنَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمْ ءَايَـٰتِهِۦ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.”

بارك الله لى ولكم فى القرآن العظيم، ونفعنى وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم. أقول قولى هذا وأستغفر الله العظيم لى ولكم ولسائر المسلمين من كل ذنب. فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.

Khutbah II

الْـحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَـمِيْنَ أَمَرَنَا بِاتِّبَاعِ صِرَاطِهِ الْـمُسْتَقِيْمِ وَنَهَانَا عَنِ اتِّبَاعِ سُبُلِ أَصْحَابِ الْجَحِيْمِ،

وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ الْـمَلِكُ الْبَرُّ الرَّحِيْمُ،

وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ بَلَّغَ اْلبَلاَغَ الْـمُبِيْنَ، وَقَالَ: عَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ تَلَقَّوْا عَنْهُ الدِّيْنَ وَبَلَّغُوْهُ لِلْمُسْلِمِيْنَ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا

، أَمَّا بَعْد

فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ

وَقَالَ تَعاَلَى اِنَّ اللهَ وَمَلآ ئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ اَبِى بَكْرٍوَعُمَروَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ

اللَّهُمَّ اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَ ذُنُوْبَ وَالِدَيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صِغَارًا

اللهُمَّ اَعِزَّ اْلاِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ اَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ اِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ

.

اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ.

رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ

رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

. عِبَادَاللهِ

اِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِى اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ

وَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرْ

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Praktisi Pendidikan

Kata Tanya dan Fungsinya

Kosakata Karya Fiksi

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Duka Menyapa Dunia Sepak Bola Indonesia

Image

Klub-klub Liga Inggris Sampaikan Belasungkawa Atas Tragedi Stadion Kanjuruhan

Image

Sepakat, TNI-Polri Kuat dan Tangguh Jaminan NKRI

Image

Kakanwil Kemenkumham Sumsel Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila di LPKA Palembang

Image

Kakanwil Kemenkumham Sumsel Hadiri Rakernis Fungsi Reserse Narkoba Polda Sumsel

Image

Cara Membeli Antivirus Resmi SMADAV Pro

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image