Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Affan Safani Adham

Bupati Sleman Kunjungi SDN Delegan 1 Sleman yang Terbakar

Info Terkini | Wednesday, 10 Aug 2022, 15:10 WIB

SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman akan memberikan bantuan kepada SD Negeri Delegan 1, Kalurahan Sumberharjo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, yang bangunannya hangus terbakar pada Selasa, 9 Agustus 2022 pukul 19.47 WIB.

Seperti disampaikan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, Rabu (10/8/2022), usai meninjau lokasi SD Negeri Delegan 1 untuk mengetahui secara langsung kondisi sekolah itu usai terbakar, setidaknya ada 7 ruang kelas yang hangus terbakar. "Dan menyisakan tiga ruang kelas yang masih bisa digunakan," kata Kustini, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Drs Ery Widaryana, MM dan pihak sekolah.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo melihat SDN Delegan 1 yang terbakar. (Foto Humas Sleman)

Dalam musibah kebakaran itu tidak ada korban jiwa, meski ruang kepala sekolah, ruang guru, laboratorium komputer dan juga beberapa ruang kelas, terbakar.

Dugaan awal penyebab kebakaran karena konsleting listrik sehingga kaitannya dengan inventarisasi kerugian dan sebagainya tetap dihitung. Meski begitu, pihak kepolisian baru melakukan penyelidikan.

Sebanyak 164 siswa untuk sementara belajar di rumah untuk melaksanakan BDR hingga pembersihan puing-puing bangunan selesai dilakukan.

Kepala Sekolah SD Negeri Delegan 1, Sartono, menjelaskan, kerugian yang cukup besar adalah terbakarnya 12 komputer rusak, 16 komputer untuk pembelajaran para siswa yang berada di laboratorium komputer serta 1 buah server piano atau organ tunggal dan radio wireless.

Rencana, komputer yang rusak itu baru akan dilakukan penghapusan tahun depan. (Fan)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image