Pentingnya Studi Kawasan bagi Mahasiswa Hubungan Internasional

Image
Safira Aditia Lestari
Politik | Thursday, 25 Nov 2021, 12:22 WIB

Studi kawasan ialah suatu kajian ilmu pengetahuan dalalm bidang Hubungan Internasional yang berfokus pada pengawasan terhadap kehadiran atau keberadaan suatu wilayah, dan mengkaji tentang peristiwa yang telah, sedang, dan akan yang terjadi dalam lingkup global. Indonesia sangat perlu dalam mengembangkan fokusnya terhadap studi kawasan, dikarenakan adanya perbedaan dalam setiap aspek diantara kawasan-kawasan yang ada. Dengan mengembangkan fokus nya terhadap studi kawasan, maka Indonesia dapat memahami karakter dari kawasan tersebut dan dapat melakukan kerjasama untuk kedepannya dengan baik.

Sebagai mahasiswa jurusan Hubungan Internasional, mempelajari studi kawasan terbilang wajib dikarenakan dari mempelajari hal tersebut akan menjadi suatu hal yang dasar dalam menentukan arah kerjasama suatu negara, terutama Indonesia. Terlebih dengan adanya globalisasi dan berkembangnya zaman yang semakin canggih, maka sebagai mahasiswa Hubungan Internasional harus bisa mengimbangi bagaimana memahami suatu kawasan yang dapat berubah dikarenakan globalisasi dan dapat dengan mudah mendapatkan informasi mengenai yang berkaitan dengan kawasan tersebut. Kawasan yang akan menjadi prioritas bagi mahasiswa Hubungan Internasional adalah semua kawasan, dikarenakan tidak ada satupun kawasan yang tidak berguna bagi kawasan yang lainnya, dan tidak ada kawasan yang harus di pinggirkan dikarenakan adanya kawasan dengan negara-negara superior di dalamnya. Tetapi mungkin dalam perkembangan ekonomi dan geopolitik Indonesia, akan berfokus pada negara-negara dengan ekonomi maju juga yang memiliki peran yang besar dalam dunia global seperti Amerika dan Tiongkok demi mengembangkan pertumbuhan ekonomi sebagai negara berkembang.

Dalam posisi geopolitik Indonesia, sebenarnya memiliki keunggulan sendiri jika dibandingkan dengan negara lain. Dikarenakakan posisi Indonesia yang terletak diantara dua benua yaitu benua Asia dan Australia, juga diantara dua samudera yaitu Hindia dan Pasifik, didukung juga dengan berlimpahnya Sumber Daya Alam (SDA) yang tersebar di seluruh Indonesia. Secara posisi geopolitik, Indonesia termasuk negara yang diperebutkan dikarenakan adanya SDA yang melimpah, yang akan mempengaruhi perkembangan ekonomi, perjalinan kerjasama, dan lain sebagainya. Dengan adanya aktor non-negara yang dapat mendukung pengelolaan SDA yang melimpah tersebut, maka ekonomi Indonesia akan bertumbuh dengan baik dengan syarat bahwa aktor negara juga mendukung aktor non-negara dalam perkembangan ekonomi.

Oleh karena itu, dengan melihat perkembangan ekonomi dan juga posisi geopolitik Indonesia, maka Indonesia fokus pada Amerika, Tiongkok, dan negara-negara yang ingin merebut atau mengambil alih SDA yang ada di Indonesia.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Artikel Terkait

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

URGENSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BAGI GENERASI MILENIAL

Image

Mahasiswa PMM-UMM Membantu Pendidikan di TPQ Baitussalam Dusun Jetis, Desa Mulyoagung

Image

Hukum Kontrak dalam Muamalah Islam

Image

Elvano Snack Sediakan Cemilan Sehat dan Buka Lapangan Kerja

Image

Peluncuran E-Book, 'Berbeda, Berdialog dan Berjuang Bersama'

Image

Pengembangan metode bank syariah sebagai solusi utama pencegahan adanya riba dalam pelaksanaan kegia

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image