Jamin Hak Dasar Pengungsi Korban Banjir

Image
Wahyu Utami
Agama | Thursday, 25 Nov 2021, 09:03 WIB

Bencana banjir mulai terjadi di berbagai daerah di Indonesia baik di pulau Jawa maupun di luar Jawa seperti Kalimantan dan Sumatra. Tidak terhitung banyaknya pemukiman warga yang terendam air, listrik mati dan fasilitas umum yang rusak berat. Yang paling mengkhawatirkan tentu saja adalah nasib para pengungsi di tempat pengungsian.

Saat ini pemerintah pusat terkesan lambat memberi bantuan dan seakan melempar tanggung jawab pada pemerintah daerah. Hal ini tentu memantik gelombang frustasi di tengah pengungsi. Tidak menutup kemungkinan angka kriminalitas yang mengatasnamakan korban bencana banjir juga akan meningkat.

Padahal Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin telah mengingatkan bencana banjir di awal musim penghujan ini bukanlah yang terakhir. Wapres mengatakan bencana banjir dan longsor masih menjadi ancaman serius di berbagai daerah. Wapres mengatakan demikian karena adanya fenomena La Nina di Indonesia. Fenomena La Nina diprediksi akan meningkatkan curah hujan di wilayah Indonesia di atas normal.

Artinya pada hitungan beberapa bulan ke depan, jumlah pengungsi sangat mungkin masih akan terus bertambah. Bagaimana cara Islam mengatasi masalah ini secara cepat dan tepat?

Negara Islam/khilafah akan segera bertindak cepat dengan melibatkan seluruh warga yang dekat dengan daerah bencana. Khilafah menyediakan tenda, makanan, pakaian, dan pengobatan yang layak agar korban bencana alam tidak menderita kesakitan akibat penyakit, kekurangan makanan, atau tempat istirahat yang tidak memadai.

Selain itu, Khalifah akan mengerahkan para alim ulama untuk memberikan taushiyyah-taushiyyah bagi korban agar mereka mengambil pelajaran dari musibah yang menimpa mereka, sekaligus menguatkan keimanan mereka agar tetap tabah, sabar, dan tawakal sepenuhnya kepada Allah Swt.

Selain itu yang paling utama tentu saja adalah khilafah akan memastikan mereka bisa kembali mendapat tempat tinggal yang layak dan aman sehingga kejadian yang sama tidak terulang atau bisa diminimalisir.

Begitulah potret pemimpin dalam negara Islam yang akan sangat mengayomi rakyatnya. Rasululloh menggambarkan pemimpin suatu kaum adalah pelayan bagi mereka. Rasululloh bersabda, "Pemimpin suatu kaum adalah pelayan mereka (HR Abu Nu'aim).

Karena itu tugas pemimpin adalah melayani umat yaitu memelihara urusan dan kemashlahatan mereka. Rasululloh mengingatkan dalam sebuah hadits, "Tidak seorang hamba pun yang diserahi oleh Alloh untuk memelihara dan mengurusi kemashlatan rakyat lalu dia tidak melingkupi rakyat dengan nasihat kecuali ia tidak akan mencium harumnya surga (HR Bukhari).

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Kewajiban Kaum Muslimin Terhadap Alqur'an

Tali Persaudaraan di Hari Nan Fitri

Artikel Terkait

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

GB Whatsapp Versi Terbaru, Lihat Kelebihan yang Dimilikinya

Image

Apakah Pinjaman Online Itu Menguntungkan atau Malah Merugikan?

Image

PEREMPUAN MULIA DENGAN ISLAM

Image

Rekomendasi 6 Aplikasi Edit Foto Terbaik Android dan Iphone

Image

Ingin Irit Kuota Download Youtube Go Apk, Youtuban Gratis Tanpa Kuota

Image

Heboh Kini Muncul Link Download Youtube Go Apk Versi Desember

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image