Analisis Pragmatik Jenis Tindak Tutur Pada Novel

Image
Ainun Nafisah
Agama | Friday, 01 Jul 2022, 19:53 WIB

Penulis :

Dr. Aida Azizah, S.pd., M.pd.

Ainun Nafisah

1. Konstatif dan Performatif

Konstatif adalah tuturan yang menyatakan sesuatu yang kebenarannya dapat diuji benar atau salah dengan menggunakan pengetahuan tentang dunia

Contoh :

Pada kutipan : "Eropa dan Asia, serta sekaligus turki berada dikawasan Timur Tengah Islam". Pada kalimat diatas tuturan tersebut dapat ditolak atau diterima.

lokusi adalah tindak tutur yang dimaksudkan untuk menyatakan sesuatu.

Contoh : "saya hanya khawatir dia jatuh sakit". Maksud dari kutipan tersebut adalah teman fahmi menyampaikan kepada temannya bahwa ia khawatir ke dia (fahmi) jatuh sakit.

"kamu yakin dia masih dimasjid ? ". Maksud dari kutipan tersebut bahwa penutur memberi tahu kepada mitra tutur.

Ilokusi adalah tindak tutur yang dimaksud untuk melakukan sesuatu.

"sudah kamu pulang saja ke asrama"

Maksud dari kutipan diatas : Bahwa penutur tidak mau diganggu atau ingin menyendiri dan menyuruh teman-temannya untuk pulang ke asrama.

Representatif adalah tindak tutur yang mengikat penuturnya akan kebenaran atas apa yang diujarkan.

Contoh : "seperti dia tertidur". "Mungkin dia kelelahan. Tidak tahu sekarang sudah khatam Al-Quran yang keberapa?

Pada kutipan diatas : penutur melaporkan ke mitra tutur bahwa temannya kelelehan membaca Alquran.

Direktif adalah tindak tutur yang dimaksudkan penuturnya agar mitra tutur melakukan tindakan yang disebutkan di dalam tuturan itu.

"innalilahi.mi, fahmi, bangun mi, hidungmu berdarah mi!". Maksud kutipan tersebut penutur menyuruh mitra tutur untuk bangun dan membersihkan darahnya. "Innalilahi! Ali, coba lihat apa dia masih bernafas ?". Maksud kutipan diatas bahwa penutur meminta tolong ke mitra tutur agara dicek hidungnya. "Kita bawa dia kerumah sakit" maksud dari kutipan diatas bawa penutur meminta tolong agar dia dibawa rumah sakit.

Ekspresif adalah tindak tutur yang dimaksudkan penuturnya agar ujarannya diartikan sebagai evaluasi tentang hal yang disebut didalam tuturan itu.

"Dokter Khalid, dokter kampus sedang mengurus. Insyaallah, tidak ada masalah, semuanya ditanggung universitas", maksud kutipan diatas bahwa penutur menyanjung dengan tindakan itu.

"Kau jangan meremehkan para ulama, Li. Xggak usah yang salaf, terlalu jauh, yang agak dekat saja, Kya Munawwir Krapyak pemah tidak ke mana-mana, di Makkah, mungkin beliau iktikaf di Masjidil Haram, dan beliau menyelesaikan empat puluh kali khatam membaca Al-Qur'an tiga puluh juz dengan hafalan, alias bil ghaib tidak bin nadhar" maksud dari kutipan ini bahwa penutur menyatakan bahwa ia sanggup melakukan hal apa saja agar ia khatam.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Mahasiswi Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia UNISSULA

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Gakkum KLHK Bongkar Sindikat Perdagangan 4.228 Ekor Burung Ilegal

Image

Cerita Daud Rupang Mahasiswa KKN UNAMIN Kampung Jeflio, Upacara 17 Agustus di Tengah Laut!

Image

Lapas Kelas IIA Permisan Menerima Kunjungan Dari BSI Dynamix

Image

Intip Keseruan Latihan PBB WBP Lapas Perempuan Dengan Anggota Kodim 0418 Tingkatkan Kedisiplinan

Image

Jatuh Bangun, Lapas Perempuan Palembang Ikuti Lomba Panjat Pinang dan Balap Karung

Image

Merdeka itu Batu Bata

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image