Islamic Parenting (Pendidikan Anak Metode Nabi Muhammad)

Image
Rachmaniah Rumai
Agama | Monday, 20 Jun 2022, 11:19 WIB

Hidup menjadi orang tua bukanlah hal yang mudah, dibutuhkan banyak ilmu pelajaran agar dapat menjadi sebaik-baiknya orang tua atau untuk memberikan yang terbaik bagi buah hati kita. “Islamic Parenting” adalah sebuah buku yang ditulis oleh Syaikh Jamal Abdurrahman. Buku ini sangat bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai bekal untuk kesiapan menjadi orang tua terbaik. Orang tua yang dapat memikul amanah dan tanggung jawab yang besar untuk buah hatinya.

Dalam buku ini disetiap babnya terdapat pembagian berdasarkan kategori usia, yaitu dibedakan menjadi lima bagian (Pendidikan usia 0-3 tahun, Pendidikan usia 4-10 tahun. Pendidikan usia 11-14 tahun, Pendidikan usia 14-18 tahun, serta Pendidikan pranikah) yang dimana orang tua memiliki peran sangat penting dalam pendidikan anak ini disetiap usianya.

Pendidikan anak usia 0-3 tahun yakni dimulai sejak anak tersebut dalam kandungan. Seputar berdoa untuk bayi, kemudian kewajiban-kewajiban yang dilakukan oleh kedua orang tuanya ketika anak tersebut sudah lahir, seperti memberi nama yang baik, menyayangi setulus hati, mendoakan kebaikan-kebaikan. Tak lepas juga membahas seperti aqiqah, mencukur rambut bayi, dan khitanan. Seorang ibu berkewajiban menyusui sedangkan seorang ayah berkewajiban mencari nafkah. Yang paling penting yakni mengajarkan kalimat tauhid dan mengajarkan sholat berjamaah. Bab pertama ini membahas banyak hal yang sangat bermanfaat yang harus dilakukan oleh orang tua untuk mendidik anak seusia tersebut.

Pendidikan anak usia 4-10 tahun. Pokok utamanya yaitu tak lepas dari nasihat dan doa-doa yang kuat. Pengajaran akhlak mulia terkait etika, sopan santun, etika makan yang baik dan lain sebagainya cukup detail dibahas dalam buku ini terkat penjelasan untuk orang tua dalam mendidik anak usia tersebut karena dalam usia ini anak sudah harus diberi pengarahan baik dari segi agama,akhlak, akademik, maupun cara bersosialisasinya dengan orang lain.

Pendidikan anak usia 10-14 tahun. Pada usia ini anak juga harus terus menerus diajarkan terkait etika. Apabila anak melakukan kesalahan maka bagaimana cara menghukumnya yang halus, kemudian membahas juga tentang aturan memukul, hal-hal yang dilarang dalam memukul anak. Kemudian juga cara menasehati anak dengan sebijaksana mungkin. Terlebih pada usia ini anak sudah harus diajarkan tentang aurat, dan tentang larangan anak laki-laki untuk menyerupai anak perempuan. Karena pada usia ini terkadang anak mudah terpengaruh oleh lingkungan atau teman-temannya oleh karena itu orang tua sudah harus bijaksana memberi nasihat atau hukuman yang halus tetapi mengena dalam ingatan dan hati sang anak.

Pendidikan anak usia 15- 18 tahun. Disini orang tua juga terus berperan dalam mendukung, menasehati, membimbing anak. Baik terkait akhirat maupun duniawi orang tua harus turut serta sebaik-baiknya menemaninya berproses dalam menjalani kehidupannya. Terkait akhirat yakni orang tua wajib mengajarkan anak menjaga Tauhid tetap berada dalam jalan yang Allah ridhai, kemudian cinta al-qur’an, menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan sahabat-sahabat nabi. Terkait duniawi dukungan orang tua juga menjadi aspek penting akan kesuksesan seorang anak tersebut. Ketika anak sudah memiliki bidang keahlian yang disukainya selama hal tersebut tidak melanggar syariat islam maka orang tua sebisa mungkin memberikan dukungan dan semangat terbaik untuk anaknya. Orang tua tidak boleh membiarkan anaknya bermalas-malasan apalagi diusia muda ini. Orang tua harus memberi solusi untuk anaknya agar dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya serta mengisi waktu luang dengan berbagai hal yang positif. Kemudian bab selanjutnya yaitu pendidikan pranikah. Tidak sampai disini bahkan saat anak memasuki usia pranikah peran orang tua masih sangat dibutuhkan.

Pada bagian terakhir buku ini yakni berjudul pesan-pesan Luqman berkaitan dengan Pendidikan anak. Yang dimana pesan tersebut mencakup lima hal yaitu yang paling penting adalah jangan berbuat syirik, kemudian Allah mengetahui keadaan hamba-Nya, dirikan sholat amar makruf nahi munkar, dan sabar, jangan sombong dan bersikaplah pertengahan.

Prioritas utama dalam sistem Pendidikan islam adalah menuangkan materi terkait agama dan akhlak kemudian barulah terkait akademik. Dan disetiap usianya peran orang tua sangat dibutuhkan. Buku ini sangat menambah wawasan kita tentang pendidikan anak sesuai dengan nilai-nilai islam. Buku ini juga tertuang kisah-kisah yang terjadi pada jaman nabi Muhammad. Untuk yang belum menikah maupun yang sudah menikah buku ini sangat penting untuk dipelajari agar kita dapat menjadi orang tua yang baik dan anak kita pun juga tumbuh menjadi sebaik-baiknya anak yang terjaga dari hal-hal yang buruk, serta berguna bagi agama dan bangsa.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Lapas Muaradua Sosialisasikan Layanan Kunjungan dan Pembinaan dari Pihak Luar Kepada WBP

Image

LP Narkotika Samarinda Hapus Buta Huruf Pada WBP Dengan Belajar Membaca

Image

Jika Belum Mampu Berkurban Setiap Tahun, Berkurbanlah Setiap Minggu

Image

Mengenal Lebih Dekat Tentang Keutamaan Memakmurkan Masjid

Image

Menepis Kerinduan, KYM Menggelar Acara Seseruan

Image

PEMBINAAN JASMANI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEBUGARAN WBP

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image