INVESTASI? Yap, Bentuk Kontribusi BPKH dalam Optimalisasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji

Image
Michelle Zevanya
Lomba | Saturday, 16 Oct 2021, 16:58 WIB

Adanya pandemi Covid-19 mengakibat kenaikan biaya haji. Biaya haji pada tahun 2021 diperkirakan akan naik. Kenaikan biaya haji tersebut diperkirakan lebih mahal Rp 9,1 juta dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu mengatakan, biaya haji pada tahun 2021 ini diperkirakan mencapai Rp 44,3 juta. Anggito menjelaskan, kenaikan biaya haji di tahun ini disebabkan adanya ketentuan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19. Selain itu diakibatkan oleh kenaikan nilai tukar dollar yang berakibat pada penambahan biaya hotel dan katering. Komisi VIII DPR RI meminta biaya ibadah perjalanan haji tahun 2021 dikurangi karena masyarakat tengah kesulitan dan ada keterbatasan saat pandemi Covid-19. Namun anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, John Kenedy Azis, mengatakan, biaya perjalanan haji saat pandemi Covid-19 justru bertambah karena harus menerapkan protokol kesehatan. Idealnya memang protokol kesehatan dijalankan, tapi semua itu memakan biaya yang tidak mungkin ditagih kepada calon haji.

Mekanisme keberangkatan haji tahun ini sedikit mengalami perbedaan. Para calon jemaah haji harus melakukan tes swab/PCR berkali-kali hingga karantina selama lima hari di embarkasi haji. Kemenkes pun telah memberikan SOP untuk pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Sebelum keberangkatan, calon jemaah haji akan dikarantina selama lima hari dengan kamar berkapasitas dua orang. Kemudian, jemaah haji melakukan tes swab/PCR dua hari sebelum berangkat. Selanjutnya, karantina kembali dilakukan selama lima hari setelah sampai di Arab Saudi. Calon jemaah haji kembali mendapat tes swab sebelum melaksanakan ibadah. Lalu, karantina lima hari kembali dilakukan ketika jemaah haji sudah pulang ke Indonesia.

Hal itu menjadi tantangan BPKH untuk mengantisipasi kenaikan biaya sehingga BPKH perlu menjalankan strategi salah satunya melalui investasi. Investasi yang dapat memenuhi kebutuhan biaya tersebut melalui imbal hasil dari berbagai instrumen investasi. Investasi meliputi surat berharga syariah, emas, investasi langsung, dan investasi lainnya. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyatakan bahwa tidak ada dana haji yang digunakan untuk pembiayaan proyek infrastruktur pemerintah. Dijelaskan, instrumen BPKH terdiri dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang memiliki porsi terbesar, juga sukuk korporasi, dan reksadana yang sudah dipindahkan dan dikecualikan pajak sehingga dapat dikelola sendiri. BPKH juga kerap mengikuti lelang dan private placement yang diadakan oleh Kementerian Keuangan. Tujuan utama dibentuknya BPKH adalah untuk mengelola dana haji yang ada di Indonesia dan mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dan memberikan kemaslahatan bagi umat Islam di Indonesia. BPKH mendapat amanah untuk mengelola keuangan haji yang meliputi penerimaan, pengembangan, pengeluaran, dan pertanggung jawaban Keuangan Haji.

Dengan adanya solusi investasi yang dilakukan BPKH dana haji aman. Saldo dana haji justru meningkat selama masa pandemi. Berdasarkan bahan paparan BPKH, saldo dana haji tercatat Rp144,91 triliun, naik 16,56 persen secara tahunan. Sementara, nilai manfaat naik 0,81 persen secara tahunan menjadi Rp7,43 triliun. Pada tahun sebelumnya nilai manfaat mampu naik 29,1 persen secara tahunan. Dana Haji Aman, BPKH Pastikan Tak Ada Investasi Gagal.

 

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Student of Medical Laboratory Technologies/ Poltekkes Kemenkes Denpasar

Kangen Piknikk Bali

Kangen Piknik, Karang Bouma - Bali

Artikel Terkait

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Khikman Faqih, Imam Idaqu di Negeri Ginseng

Image

Model ASSURE dalam Mengembangkan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam

Image

Keunggulan Fitur FF Mod Versi Terupdate

Image

Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Image

Keuntungan Menggunakan Aplikasi Pemutar Lagu Spotifify Premium Mod

Image

Game Legendaris GTA SA Versi Lite yang Sangat Ringan

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image