Desa Sutawangi Gelar Vaksinasi bagi Masyarakat Umum

Image
Alpia Nur Zakiyyah Atorid
Info Terkini | Saturday, 09 Oct 2021, 08:30 WIB

Majalengka – Pemerintahan daerah Desa Sutawangi mengadakan kegiatan vaksinasi bagi masyarakat umum daera, Senin, (04/10/2021). Bekerja sama dengan UPTD PUSKESMAS (Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat) Jatiwangi. Kegiatan vaksinasi pertama kalinya yang diadakan di Desa Sutawangi.

“Vaksinasi Covid-19 di kantor Desa Sutawangi, dilaksanakan oleh tim PUSKESMAS Jatiwangi,” ujar Didi Supriyadi, penanggung jawab kegiatan vaksinasi.

Vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua dapat diikuti oleh masyarakat yang telah mendaftar sebelumnya. Menurut Didi Supriyadi, syarat melakukan pendaftaran vaksinasi adalah membawa fotokopi KTP dan KK. KTP bagi yang sudah mempunyai serta KK bagi yang remaja.

Kuota yang disediakan terbatas, tidak semua masyarakat kebagian vaksinasi tersebut. Didi Priyadi menuturkan terdapat 260 kuota vaksinasi. Adapun masyarakat luar Desa bisa mengikuti vaksinasi secara terbatas.

“Kegiatan vaksinasi kurang menyeluruh, soalnya di daerah Ciborelang sulit. Kuota terbatas, banyak yang tidak kebagian. Sedangakan banyak mahasiswa yang pastinya harus divaksinasi untuk syarat ke kampus. Terbatasnya kuota mengharuskan nyari kemana-mana,” kata Vina Muliadiyanti, salah seorang warga Desa luar Sutawangi.

Masyarakat yang mendaftar boleh dari sekitar Desa Sutawangi, namun umumnya masyarakat yang berasal dari Desa Sutawangi. “Untuk masyarakat umum. Campur, ada lansia, remaja. Rata-rata masyarakat Sutawangi,” kata Didi Priyadi.

Bagi yang telah melakukan vaksinasi dosis pertama di tempat yang berbeda, dapat melakukan vaksinasi dosis kedua di kantor Desa Sutawangi.

Didi priyadi mengungkapkan, dosis pertama dan kedua dilaksanakan ditempat yang sama. Dosis kedua akan dilaksanakan pada tanggal 02 November 2021.

Pelaksanaan vaksinasi menurut Herawati Puspitasari, salah stau warga, harusnya terus dilakukan secara rutin, serta memperbanyak kuota vaksin. Menurutnya salah satu syarat berpergian, kegiatan belanja, kegiatan belajar, dan lain halnya bisa mempercepat jumlah masyarakat yang divaksin.

“Membantu sekali, apalagi sekarang jarang yang mengadakan vaksin. Vaksin menjadi syarat wajib bagi mahasiswa untuk ke kampus untuk pelaksaan offline,” pungkas Herawati Puspitasari.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Undergraduate Islamic Broadcasting Communication

Harapan Para Pelajar

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

hanya tulisan yang dapat mewakili ...

Image

Islam dan Keberdayaan Finansial Wanita Muslimah

Image

Empat Guru MTsN 6 Bantul Peserta Terundang Bimtek Aplikasi Pembelajaran Online

Image

Mengenal Jenis Jenis Forklift Beserta Fungsinya

Image

Kajian dan Implementasi Akad Mudharabah dalam Hukum Ekonomi Syariah

Image

Pentingnya Bahasa Arab di Nusantara

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image