Musim Window Dressing Tiba, Saatnya Mendulang Cuan Saham

Image
Dhea Anggraini
Bisnis | Wednesday, 06 Oct 2021, 09:58 WIB

Meski pandemi masih menyandera perekonomian Indonesia, namun musim window dressing tetap saja masih memikat jelang akhir tahun 2021. Banyak investor meyakini musim window dressing adalah saat yang tepat untuk melakukan investasi.

Musim window dressing adalah musim Manajer Investasi (MI) mempercantik portofolionya sebelum dipresentasikan kepada klien atau pemegang saham.

Secara konkret MI akan menjual saham-saham yang mendatangkan kerugian dan membeli saham terbaik dengan harga yang tinggi di akhir tahun supaya portofolionya keliatan cantik.

Saham-saham yang berkinerja bagus itulah yang dilaporkan sebagai bagian dari portofolio, padahal itu hanya polesan yang dibuat dalam waktu singkat. Adapun tujuan aksi memoles ini biar kelihatan cantik dan makin memikat investor.

Aksi konkret window dressing lainnya yang dilakukan adalah mempercantik laporan keuangannya dengan cara menunda pembayaran kewajiban dan tentu saja berupaya mendongkrak pendapatan lebih cepat dari yang seharusnya.

Dampak dari window dressing ini yakni menguat harga-harga saham yang tercermin dari posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cenderung uptrend.

Pergerakan bullish inilah yang banyak dimanfaatkan investor untuk ikut mendulang cuan dalam waktu singkat dengan memanfaatkan pergerakan saham yang sedang uptrend.

Bukan rahasia pula, saham-saham yang menguat di musim window dressing ini adalah saham-saham blue chip dari LQ45. Kendati demikian, investor sebaiknya jeli dalam melihat saham-saham yang dipilih agar benar-benar mendapatkan cuan di musim window dressing ini dengan tetap melakukan analisis komprehensif dengan tetap melakukan pengukuran trend, support dan resistance.

Analisis komprehensif tetap harus dilakukan di tengah kemudahan investasi dan trading saham yang sudah serba online, semisal dengan aplikasi IPOT milik Indo Premier Sekuritas, agar investasinya benar-benar mendatangkan cuan.

Cuan berapa pun tetap cuan, karena investasi saham saat ini toh sudah bisa dinikmati dengan modal yang sangat terjangkau. Dengan modal Rp100.000 saja investor sudah bisa memulai investasi saham yang tentu saja persentase cuannya tetap sama dengan mereka yang bermodal besar.

Menariknya, fenomena musim window dressing itu sudah mulai terlihat dengan menggeliatkan saham-saham blue chip yang ikut mengerek IHSG.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

3 Prinsip Pengelolaan Reksa Dana Syariah

Seluk-Beluk Investasi Saham Syariah

Artikel Terkait

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Generasi Milenial Melek Ziswaf: Bangkitkan Keterpurukkan dengan Industri Digital Syariah

Image

Pinjaman Online ; Sebuah Gaya Hidup Untuk Memenuhi Kebutuhan dan Keinginan.

Image

Menyambung Hidup dari Pinjol ke Pinjol ; Realita dan Problematika.

Image

Millenial, Arsitek Masa Depan Ekonomi Syariah

Image

Waspadai Varian Omnicron, Sedia 'Payung Sebelum Hujan'

Image

Polisi Tangkap Buronan Kasus Mutilasi di Bekasi

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image