Diari Rindu

Image
taufik sentana
Sastra | Friday, 13 May 2022, 22:34 WIB
Dok. Taqiya

Pecahlah batu di ufuk rindu. Orang orang terbuai di menara gading. Catatan rindu tersusun di garis garis tubuh, terhimpit dalam kesibukan kota yang hitam. Kota yang masih menyimpan rembulan.

Tapi rindu tetaplah rindu. Apakah arti pertemuan. Apakah arti penantian. Apakah arti menikmati hidup.

Orang orang terpelanting dari menara gading. Melayang dalam sunyi yang kejam. Menyusun diari kebisuan dalam rindu yang belum terjawab.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Pendidikan Islam dan Sosial Budaya

Peradaban Kota

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Ekspresikan Dengan Buku

Image

Menjadi Bangsa yang Terdidik

Image

Sepucuk Malam

Image

Mp3 Juice: Converter Paling Gampang 2022 Hanya Masukkan Link

Image

Peradaban Buku

Image

Waspada Saat Libur, Kalapas Kelas I Palembang Periksa Kesiapan Petugas Pengamanan

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image