Pajak Tumpul ke atas Tajam ke bawah

Image
Cece'Ciribony Cece'Ciribony
Politik | Thursday, 16 Sep 2021, 14:44 WIB

Oleh: Mariyam Sundari

Ekonom senior Faisal Basri menolak keras pajak pendidikan karena pendidikan adalah tanggung jawab negara. Jika pemerintah butuh pemasukan kas negara, masih banyak sektor non esensial yang sangat layak dinaikkan tarif pajaknya, misal rokok. (Kompas.com, 9/9/2021). Sehingga, sebelum menyasar pada sektor yang merupakan kebutuhan masyarakat, seharusnya pemerintah menyasar sektor-sektor non esensial.

Sungguh ironis pula, rencana pengenaan pajak pendidikan ini bergulir di tengah kebijakan keringanan pajak yang diberikan pemerintah untuk para pengusaha besar.

Apalagi masyarakat pun disodorkan fakta banyaknya para pengemplang pajak yang potensinya mencapai ratusan triliun per tahun. Andai saja kementerian keuangan fokus menertibkan jajarannya, triliunan rupiah bisa diselamatkan. Ini belum berbicara kerugian negara akibat korupsi berjemaah yang dilakukan oleh para pejabat di luar kemenkeu.

Dilansir dari pajak.go.id, kontribusi pajak terhadap pendapatan negara begitu besar. Dalam postur APBN 2019, penerimaan perpajakan tercatat menyumbang 82,5% dari total pendapatan negara. Artinya, pajak adalah tulang punggung keuangan negara.

Mirisnya, yang menanggung pajak adalah rakyat yang kehidupannya pun sangat terimpit. Sedangkan pengusaha yang berlimpah kekayaan, justru diringankan pajaknya atas nama pertumbuhan ekonomi. Wallahualam. []

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

MUSLIMAH BERPOLITIK WUJUD KETAATAN

Perjuangan Hakiki Berbuah Kemenangan Hakiki

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Image

Menghindari Arus Putaran Mabuk Teknologi

Image

Kunjungan Lembaga Masyarakat Azno Team (Anti Zat Narkotika) ke Idaqu

Image

Kajian Rutin Sirah Nabawi di Institut Daarul Quran Jakarta bersama Ustad Zikran

Image

Tip Biar Nggak Bingung Saat Harus Pilih Saham yang Terbaik

Image

Seksisme Perempuan di Media yang Kian Melanggengkan Ketidaksetaraan Gender

Image

Sejarah Singkat Abu Yusuf, Hakim Agung di Dinasti Abbasiyah

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image