Mau Sukses Investasi, Jangan Takut Kehilangan Uang

Image
Dhea Anggraini
Gaya Hidup | Tuesday, 03 Aug 2021, 08:37 WIB

Salah satu penyebab seseorang mengalami kesulitan keuangan sehingga secara ekonomi tidak maju-maju adalah rasa takut kehilangan uang yang justru telah diciptakannya sendiri.

Rasat takut kehilangan uang itu jelas-jelas diciptakan banyak orang secara konkret saat menghadapi yang namanya investasi. Stigma terhadap investasi, khususnya investasi di pasar modal, hanya akan menghabiskan uang banyak dirasakan banyak orang. Rasa takut begini benar-benar memenjara seseorang untuk maju dan mengelola keuangannya dengan benar.

Padahal dalam prinsip pengelolaan keuangan yang baik, investasi menjadi salah satu elemen (pos) yang tidak boleh diabaikan begitu saja. Pos investasi memiliki porsi minimal 10% dari pendapatan bulanan atau gaji.

Namun apa daya, rasa takut itu justru masih banyak menguasai pikiran masyarakat Indonesia sehingga masih mikir panjang untuk mulai investasi saat ini.

Jumlah masyarakat yang terjun ke dunia investasi pun masih tergolong sedikit. Hal ini terpotret dari lanskap pasar modal Indonesia, dimana dari total populasi penduduk Indonesia yang berjumlah 270-an juta, ternyata per Juni 2021 baru sebanyak 5.605.632 penduduk yang baru melek tentang investasi atau setara dengan setara 2 persen dari total jumlah penduduk Indonesia.

Masyarakat dihinggapi ketakutan yang berlebihan. Karena rasa takut ini juga, mereka menjadi terlalu super hati-hati atau terlalu penuh kendali atas uang yang dimiliki.

Padahal, pengalaman kehilangan uang itu di sisi lain juga mengajarkan makna positif untuk hal-hal yang lebih besar lagi, yang dalam investasi disebut dengan cuan tinggi. Pengalaman kehilangan uang mengajarkan sesorang untuk melangkah menjadi lebih baik lagi. Mereka yang pernah kehilangan, tentu tidak hanya akan tinggal diam sehingga akan kehilangan lagi.

Mereka yang takut menghadapi risiko investasi yakni kehilangan uang karena merugi, toh pada dasarnya bisa memilih jenis investasi yang dianggapnya cocok sesuai dengan tingkat toleransi kerugian.

Investasi di pasar modal menawarkan instrumen investasi yang bisa dipilih sesuai dengan profil risiko atau toleransi kerugian. Pasar modal menawarkan investasi saham, reksa dana, obligasi dan ETF yang bisa dipilih sesuai dengan profil risiko.

Kalau pun takut kehilangan banyak uang, calon investor bisa menyiasatinya dengan memulainya dengan modal kecil. Toh, investasi di pasar modal saat ini sudah sangat terjangkau. Dengan Rp100.000 saja calon investor bisa memulai investasi di pasar modal, semisal dengan aplikasi IPOT milik Indo Premier Sekuritas.

Investasi di sekuritas karya anak bangsa dengan tagline #SemuaBisaInvestasi yang menawarkan kemudahan dan keterjangkauan ini menjadi pintu masuk untuk mengalahkan ketakutan diri dalam investasi di pasar modal.

Investasi di saham, reksa dana, obligasi dan ETF yang menawarkan cuan tinggi dibanding uang disimpan di tabungan konvensional memang hadir dengan risikonya. Namun dengan modal yang kecil sehingga potensi kerugian juga kecil maka lambat-laut ketakutan dalam investasi di pasar modal akan sirna.

Ketakutan semacam ini wajib dihilangkan karena yang namanya investasi itu penting untuk kenyamanan dan keuangan di masa depan. Hidup yang nyaman dan aman secara keuangan di masa depan hanya akan terwujud jika hal itu disiapkan sejak saat ini juga. So, jangan pernah takut lagi kehilangan uang demi masa depan yang lebih baik.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

3 Prinsip Pengelolaan Reksa Dana Syariah

Seluk-Beluk Investasi Saham Syariah

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Image

Kelas Intensif: Raih Beasiswa DAAD Jerman 2021

Image

Rindu.....

Image

Kegaliban Memberi Bingkisan, Fenomena Saat Pandemi Yang Patut Dipertahankan

Image

Menentukan Batas Standar Pelecehan Seksual di Dunia Kerja

Image

Menanti Panggilan Alam

Image

170921//: ayo kita coba

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image