Dari 10 ke 4

Image
publik histori_indonesia
Sastra | Wednesday, 23 Jun 2021, 04:45 WIB

Dari 10 ke 4

Momen puitik tergerak

Saat putusan banding sudah dicatat. diputus dari 10 ke 4.

Profesinya begitu mulia.

Bisa ladang pahala, tetapi jua

Banyak godaan dan suka cita.

Itu pilihan hidupnya.

Ia pejabat hilir mudik ke mancanegara

Bersua buronan yang tak bisa dipenjara

Vonis 10 tahun bisa dikurangnya

Menjadi 4 apa itu dirasa.

Apa iya ini cermin penegak hukum negara kita

Yang baik pun banyak adanya.

Karena ia ibu seorang balita dan juga mengakui kesalahannya, itu jadi pertimbangannya.

Jika itu dasarnya

.

Haruskah kita harus bertanya pada nurani Ibu Pertiwi untuk mengkonfirmasinya.

Apakah para Bunda yang sedang menjalani hukuman dipenjara

harusnya juga mendapat perlakuan yang sama.

Aaah . aku hanya rakyat jelata

Tak ada daya upaya.untuk merubahnya apalagi meminta pada penguasa

Namun sejarah telah mencatatnya

Sejarawan mencatat fakta dan semoga keadilan tercipta.

Baik hari ini maupun masa depan negara tercinta

Entah harus pesimis atau penuh Asa.

Masing-masing kita doa dan berusaha saja

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Image

Tanya Senja

Image

Jangan Lengah, Kasus Covid Masih Tinggi

Image

Guru Harus Terus Belajar

Image

Gubernur WH Lepas 10 Ribu Bantuan Paket Sembako

Image

Saat Pandemi, Pendidikan Dipastikan Tak Berhenti!

Image

Kepsek di Banten Diminta jadi Satgas Covid 19, Begini Intruksinya!

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image